Selasa, 18 Agustus 2009

Lemper Ayam

Lemper-Ayam

Hari Minggu kemaren ketempatan arisan di rumah, salah satu snack suguhannya ya lemper ayam ini (selain brokus coklat, cake pandan keju, risoles ragout & sus ayam keju). Udah lama banget nggak masak, bikin lemper 50 biji aja 'berasa capek buangeeet hehehe.... Tapi puas lho semua snack made in sendiri.

Lemper Ayam
By Dapur Tati

Bahan :

500 gr beras ketan
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 lembar daun pandan
1 sendok teh garam

Bahan isi :

1/2 ekor ayam
Bawang merah 5 butir
Bawang putih 2 butir
merica 1/2 sendok teh
ketumbar 2 sendok teh
3 lembar daun salam
2 batang sereh
1 bungkus santan kemasan segitiga (isi 65 ml)
garam secukupnya
gula pasir secukupnya.

Cara Membuat :

Isi :
Rebus ayam agak lama dengan api kecil (biar nggak amis). Suir-suir ayam. Haluskan bumbu, tumis dengan sedikit minyak. Masukkan ayam, tambahkan santan dan air secukupnya, gula dan garam. Aduk hingga rata. Aduk-aduk terus hingga adonan kering.

Adonan lemper :
Rendam beras ketan 1 jam. Kukus ketan kurang lebih sepuluh menit. Sementara itu rebus 200 ml santan dngan daun pandan dan garam hingga mendidih. Masukkan yg ketan yang baru dikukus ke dalam santan yang sudah mendidih. Aduk sampai santan habis terserap. Kukus lagi sampai matang.

Ambil selembar plastik tahan panas taruh adonan ketan, beri isi dan pulung. Bungkus dengan daun pisang

(kemaren aku bikin 2 resep ini jadi 54 buah)

Nagasari

Nagasari

Udah lama nggak turun ke dapur nih hehehe.... kangen juga pengen bikin kue. Kebetulan Faiz lagi sakit, jadi pengen bikinin kue yang dia boleh makan. Coklat2an nggak boleh, kebetulan ada pisang tandu...ya udah bikin yang gampang-gampang ajalah. Akhirnya bikin Nagasari. Ternyata anak-anak suka, bapaknya juga suka....

Nagasari
by Dapur Tati

Bahan :

500 gr tepung beras
600 ml santan dari 2 butir kelapa
150 gr gula pasir (aku nggak suka manis)
3 sendok teh garam
3 lembar daun pandan

Isi :
5 buah pisang tanduk yang tua, kukus, potong serong

Cara Membuat :

Rebus tepung beras, santan, gula, garam, daun pandan. Aduk sampai meletup-letup. Angkat. Aduk-aduk sampai adonan rata dan tidak bergerindil.

Ambil daun pisang untuk membungkus. Taruh sedikit adonan, tambahkan pisang dan tutup lagi dengan adonan. Bungkus. Lakukan sampai adonan habis. Kukus selama 30 menit.

(Hasilnya kurleb 30 buah)

Sabtu, 13 Juni 2009

Hunting Foto Militer

Mohon maaf ya teman kalo postingan kali ini tidak ada hubungannya sama kuliner dan walopun udah aku posting juga di blog fotoku ://tati-gallery.blogspot.com ijinkan aku untuk posting disini juga.


Hunting-foto-pusdikpasus

Sebenarnya ini hunting foto paling berkesan karena acaranya seruuu banget. Ceritaaanya...waktu itu KFD (Komunitas Fotografi Datascript) ngadain Hunting Foto dan Lomba Foto Militer di Pusdikpasus (Pusat Pendidikan Kopasus) di Batujajar, Bandung. Acaranya tgl. 23 Mei 2009, ya sudlah...ikutan walo nggak terlalu pede, karena haqul yakin pasti yang ikutan udah 'pro' semua hehe... Tapi dengan niat nambah pengalaman dan wawasan ikutan juga akhirnya.

Total peserta sih kayaknya seratusan lebih (nggak ngitung hihihi...pokoknya ada tiga bis aja). Sampai di Pusdikpasus, Batujajar Bandung....sebelum turun bis semua peserta diharuskan menandatangani surat pernyataan yang isinya tidak akan mempublikasikan foto-foto yang diambil selama acara berlangsung dalam bentuk apapun dan hanya menggunakannya 'hanya untuk' dokumen pribadi sajah. Hiks...hancur harapanku mo narcis mejengin foto-foto bersama Kopasus di facebook hahaha...... Tapi sambutan dari Komandan Pusdikpasus yaitu Kolonel (Inf) Ricky Samuel sangat ramah..bener-bener para fotografer diberi kesempatan seluas-luasnya buat motret kegiatan latihan disana. .

Pada sesi bayonet dimana para fotografer motret dari bunker di kiri-kanan lapangan tempat latihan...duuuh serasa mo copot jantung denger bunyi letusan senjata dan bom yang harus dilewati pasukan Kopasus yang merayap dari ujung ke ujung. Tapi fotonya banyak yang ancuuuur di sesi ini karena banyakan kegetnya hahaha..abisnya tiap baru mo neken shutter kaget mulu hahaha.. Diakhir acara Kolonel (Inf) Ricky Samuel mengucapkan terimakasih sambil berharap pemotretan kali ini membawa kenangan manis buat kami semua disamping harapan beliau foto-foto yang diambil dapat menangkap spirit prajurit Kopasus. Sempat terucap beliau mengatakan suatu saat akan mengundang lagi teman-teman fotografer untuk motret disana...yang tentu saja disambut dengan riuh oleh seluruh peserta : janji ya pak...janji ya pak...janji lho... Beliau hanya tersenyum menanggapi antusiasme dari teman-teman.

2 minggu berselang setelah acara hunting itu, tepatnya tgl. 9 Juni 2009 aku bener-bener kaget baca koran Kompas pagi mengenai kecelakaan helikopter jenis Bolkow 105 milik TNI AD yang jatuh pada saat hujan lebat di perbukitan Desa Situhiang, Pagelaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tanggal 8 Juni 2009 jam 15.15 WIB. Yang bikin kaget adalah saat membaca nama-nama korban tewas salah satunya adalah Kolonel (Inf) Ricky Samuel selain ada juga Kapten (Inf) Agung Gunarto dari Pusdikpasus Kopasus juga dan Lettu (Pnb) Yuli Sasongko.

Duuuh umur manusia nggak ada yang tahu...semua merupakan rahasia dan kehendak-Nya. Pak Ricky yang begitu gagah da bersemangat meninggal dalam sebuah kecelakaan heli naas. Beliau adalah Alumnus Akademi Militer 1986 kelahiran 30 Oktober 1963, meninggalkan 2 orang putra sedangkan istri beliau telah meninggal beberapa tahun sebelumnya.

Beliau memang tidak berjanji (saat itu untuk memberikan kesempatan motret lagi)...karena tak akan pernah bisa menepatinya.

Selamat jalan Pak Ricky........

Jumat, 17 April 2009

Lontong Sayur

Lontong Sayur

Sorry ya kalo postingannya 'rada' nggak mutu, hehe...bikin lontong sayur semua pasti bisalaaaah. Cuma ada yang mau aku sharing biar sayurnya uenaaak.

Dulu waktu lebaran..pernah dapat kiriman dari tetanggaku lontong+sayur labu siam. Tetanggaku itu orang Betawi asli. Sayurnya uenaaak banget, nggak seperti sayur labu siam yang biasa aku makan kalo beli lontong sayur di abang2 itu lho. Setelah 'mengorek' keterangan (hihi...kayak polisi aja), akhirnya dapet tips kalo mau bikin sayur labu siam yang enak :

Kukus sebentar (5 menit aja) labu siam yang sudah diris korek api, irisan kacang panjang, potongan tempe.

Tambahkan 1/2 sdt terasi yang sudah digoreng dan dihaluskan

Tambahkan 2 sdm ebi yang sudah ditiriskan, digoreng kering haluskan.

Resep kumplitnya :

Lontong Sayur
Recipe by Dapur Tati

Lontong
(Resepnya lihat posting sebelumnya ya)

Semur telor+tahu

Telor rebus, kupas
Tahu, goreng 1/2 mateng
Bumbunya :
merica, garam, bawang putih kecap. Banyaknya dikira2 aja sesuai jumlah telor dan tahunya
Masukkan bumbu dalam air perebus, masukkan telor dan tahu...rebus terus sampai bumbu meresap dan telor berubah warna menjadi kecolkatan.

Sayur Labu Siam

Bahan :
2 buah labu siam, potong korek api..remas2 dengan air garam
1 butir kelapa, ambil santannya
1 lonjor tempe, potong kecil2
Petai (kalo ada lebih sedap, aku nggak pake)
Kacang panjang potong kecil2

Bumbu
Bawang merah 8 butir
Bawang putih 2 butir
Cabe merah besar 5 buah (bisa ditambah kalo suka pedes)
Daun salam + lengkuas
2 sdm ebi, sedu air panas..tiriskan, goreng kering kemudian haluskan
1/2 sdt terasi
gula merah secukupnya
garam secukupnya.

Cara membuat :

Labu siam, kacang panjang, tempe kukus sebentar (5 menit)
Haluskan bumbu (bawang merah, bawang putih, cabe merah, garam,ebi), tumis sampai harum bersama daun salam, petai dan lengkuas. Masukkan santan 1/4 bagian..aduk-aduk tambahkan gula merah, garam. Pindahkan ke panci/wadah yang lebih besar. Masukkan labu siam, kacang panjang, tempe. Tuangi sisa santan. Aduk perlahan supaya santan tidak pecah (apinya kecil aja).

Sayur labu siam siap disantap bersama lontong, semur telor da tahu. Jangan lupa taburi bawang goreng




Usus Gongso

Usus Gongso

Ini resep diilhami dari babat gongso Semarang. Dulu waktu kuliah di Semarang seneng banget kalo main ke rumah temenku disuguhin lauk ini (hihi...maklumlah, mahasiswa kalo makan seneng banget dapet gratisan).

Usus Gongso

Bahan :
1 kg usus ayam

Bumbu :
6 buah bawang putih
3 sdm makan ketumbar
2 lembar daun salam
1 ruas jari lengkuas
1 iris jahe
Gula merah secukupnya
Garam Secukupnya

Cara membuat :

Bersihkan usus ayam, cuci bersih sampai beberapa kali. Kucurin perasan air jeruk nipis, diamkan. Bilas lagi 1x, rebus usus ayam sampai mendidih air perebusnya jangan banyak2 cukup usus ayamnya sampai terendam seluruhnya, buang airnya (kalo aku, aku ulang proses ini sampai 3x. Haluskan bumbu, masukkan bumbu, daun salam, lengkuas, jahe, garam dan gula merah. Tambahkan minyak goreng kurang lebih dua sendok makan. Masak sampai airnya habis, aduk2 usus ayam sampai kesat dan berwarna kecoklatan.

Bothok Mlanding

Bothok Mlanding

Ini termasuk makanan favoritku di rumah. Dimakan sama sayur bayem+jagung...hmmmm mantap. Cuma dapetin mlanding=petai cinanya yang rada susah. Nggak selalu ada di pasar.
Resepnya sbb:

Bothok Mlanding

Bahan :
1 butir kelapa (rada mudaan, tp jgn muda baget kayak buat es kelapa hehe...)
teri medan 50gr
tempe 1 lonjor, potong kecil2 (rebus sebentar)
tauge, 100gr (rebus sebentar)
petai cina/mlanding kira2 50gr
Daun pisang untuk membungkus

Bumbu :
8 buah bawang merah
2 buah bawang putih
8 buah cabe rawit (boleh lebih kalo suka pedes)
2 buah cabe merah
1 sdt terasi goreng
garam secukupnya
Daun salam potong 2

Cara membuat :

Haluskan semua bumbu, aduk rata dengan kelapa parut. Tambahkan tempe, , tauge, teri medan, petai cina. Siapkan daun pisang untuk membungkus (tum), alasi dengan daun salam, masukkan adonan bothok mlanding..tambahkan cabe rawit utuh buat 'ranjaunya' semat dengan lidi. Kukus sampai matang